Dari desa untuk
PLN walaupun jauh dari perkotaan di era modern seperti sekarang ini tidak membuat saya berkecil hati untuk ikutan menulis blog untuk
PLN bertepatan dengan Hari Listik Nasional pada tanggal 27 Oktober 2012. Sedikit cerita dan harapan untuk
PLN akan aku tuliskan disini. Pernenalkan diri saya Lukman, bekerja sebagai tenaga pengajar "guru" di sekolah swasta di Banjarnegara. Adapun hoby lainya adalah pecinta burung, traveling, dan memancing.
PLN, hampir setiap berangkat dari rumah menuju tempat kerja aku menjumpai kabel-kabel instalisi listrik ini yang tertata ditepi-tepi jalan. Mungkin saja kebel itu belum ada pada masa kakek, nenek atau mbah-mbah saya muda dulu. Setauku
PLN masuk desa di rumah tempat tinggal saja sejak tahun 1994
sewaktu aku masih kecil belum mengerti betapa pentingnya
Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik. Namun memang motto
PLN ini dirasakan penting seiring dengan perkembangan teknologi. Aktifitas masyarakat dari nonton TV, dengerin Radio, Komputer, Internet, Charger HP, Masak Nasi, Mencuci, dll. Perlu digaris bawahi yang charger HP ini, kalo orang punya HP tapi gak ada battrenya/lowbat seperti
mati gaya. PLN tanpa ada listrik juga
mati gaya.
Terlihat gambar diatas adalah unit PLTM (
Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro ), kalo tidak salah milik Swasta /
PLN saya kurang tau sejarah berdirinya pembangkit listrik didesaku ini. Dengan adanya dua pembangkit ini tentunya sangat membantu
PLN untuk mensuplay listrik Jawa dan Bali dan masyarakat desa sekitar. Fakta langsung yang adalah 2 (dua) temanku dapat bekerja sebagai tenaga
security untuk menjaga gedung-gedung ini. Kami pernah ngobrol-ngobrol sesekali saat lewat tempat ini yang sekaligus jalan saya pulang ke rumah. Selain membuka lowongan pekerjaan juga manfaat listrik yang besar bagi masyarakat sudah bisa dirasakan langsung dari lampu penerangan jalan yang semakin terang didesaku, sampai listrik-listrik untuk rumah tinggal yang hampir merata di setiap warga penduduk desa.
Berikut harapanku untuk
PLN untuk kedepanya adalah :
- Terangilah negerimu walau ke pelosok-pelosok desa terpencil. Masyarakat tentunya ingin menikmati listrik sama dengan kota-kota besar.
- Adakanlah sosialisasi ke masyarakat akan bahaya listrik yang bisa mengakibatkan kebakaran, atau penggunaan alat-alat, kabel yang tidak SNI.
- Sudah jarang ada pemadaman listrik, itu sudah nilai yang bagus untuk PLN, namun saya tidak tahu di daerah lain.
- Jangan ada lagi kenaikan TDL. Masyarakat sudah banyak pengeluaran untuk biaya sekolah, LPG, BBM, Konsumsi, Kredit, dll
- Tingkatkan kinerja, dan tambah tenaga kerja yang berjiwa muda, yang profesional dan karyawan yang memiliki karakter yang baik.
- PLN bisa bebas KKN ( Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme ) diawali dari niat masing-masing individu di dalam PLN, satu kotor yang lain bisa tercermar, korupsi bagaikan virus komputer. Korupsi juga dapat merusak nama baik PLN itu sendiri. Pepatah mengatakan "nila setitik rusak susu sebelanga"
Besar harapan untuk
PLN dariku, adapun ini harapan atau saran/kritik tujuanya hanya untuk membangun
PLN yang bersih dan bertanggung jawab untuk masyarakat kedepanya.
PLN harus bisa untuk meminimalisir korupsi dengan penerapan prinsip-prinsip
good corperate govermance (GCG) dan anti kurupsi dalam penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat.
PLN yang bersih contoh yang baik untuk anak cucu kita nanti, saya mengucapakan selamat Hari Listrik Nasional ke 67 Tahun dalam kontes
BLOGDetik ini.