Keinginan supaya anaku nanti kalo sudah besar bisa pandai berenang sudah sejak dia berada dikandungan. Alangkah senangnya jika mempunyai anak yang pandai berenang, selain menjaga kesehatan juga bisa menjaga dirinya sendiri. Pada awalnya melatih anaku, panggil saja "Arfan" mulai berenang, sedikit takut, cemas dan khawatir jika akan terjadi apa-apa dengan kesehatannya. Salah satu penyebabnya adalah karena air yang digunakan untuk berenang adalah air yang dingin. Padahal kulit bayi masih sangat sensitif terhadap suhu, itu yang membuat saya sendiri kadang tidak tega melihatnya. Namun rasa khawatir saya tiba-tiba hilang ketika sudah melihat Arfan sudah asyik bermain di air yang dingin itu. Sesekali Arfan saya angkat dan tak gendong, untuk menetralkan suhu tubuhnya. Setelah itu dimasukin ke air lagi, dan diawasi secara maksimal.
Kebahagiaan yang tidak terkira bisa merasakan jika anak sendiri juga bahagia. Mungkin ini yang dinamakan kebahagiaan sebagai orang tua. Arfan berenang saya kasih waktu hanya maksimal 1 jam, ketika arfan sudah mulai bosan, walau baru 30 menit. Saya langsung gendong, dan dilanjutkan dengan dibilas mandi air yang hangat dengan dibantu Ibunya.
Selesai mandi, arfan dikasih minyak telon agar badannya tetap hangat. Kemudian diberi ASI, tak lama kemudian arfan akan tidur sangat pulas. Tidurnya saya amati lebih nyenyak dibandingkan jika arfan tidak berenang.
Kebahagiaan yang saya miliki tak bisa tergantikan dengan apapun nilainya, dan apapun yang membuatmu bahagia, Ayah dan Ibu selalu mendoakan untukmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar